Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Saya masih belum beranjak dari Surabaya :D kali ini cerita yang sudah lama saya simpan, dan baru sempat saya tuangkan. Tsaelah :p

Siang itu saya dikejutkan sms yang meminta saya untuk mendampingi siswi yang mengalami KTD alias Kehamilan yang Tidak Diinginkan. Terus terang ini pengalaman pertama saya untuk mendampingi siswi hamil. Saya dag dig dug memikirkan apa yang bisa saya lakukan setelah saya mengiyakan sms yang meminta saya datang di sebuah perumahan yang menjadi rumah sementara untuk mereka, anak-anak yang sedang bermasalah.

Berangkatlah saya menuju perumahan elit yang menjadi shelter remaja tersebut, sebut saja Unge –haha, opo-opoan se iki- sesampai di sana saya belum mendapati siapapun selain penunggu rumah yang menyambut saya dengan senyuman nan mempesona :D

Saya dan Mbak Ketty, penunggu rumah yang menyambut saya berbincang hangat tentang apa yang akan kami lakukan saat Unge datang nanti, karena menurut kabar Unge akan diantar malam-malam agar tidak terlihat tetangga oh tetangga kiri kanan, maka kami pun mempersiapkan diri menyambut Unge dan keluarga.

Malam hadir, Unge pun ngacir. Loh?

Unge datang, hanya berdua dengan mamanya yang cantik. Saya dan Mbak Ketty saling bertukar pandang penuh tanya ini mana yang hamil? Kira-kira begitulah arti kontak mata kami, sebab dua perempuan cantik yang mendatangi rumah ini terlihat cukup langsing, ukuran tubuh mereka jauh dari kesan hamil. Lanjut Baca »

Ini Untuk Kalian

Saya tidak perlu menunggu momen ulang tahun, atau sehari menjelang berpisah dengan kalian atau momentum lain yang lebih mengharukan untuk mengucap terimakasih dan permohonan maaf. Jika kalian tidak bosan, saya ingin berucap terimakasih setiap hari pada kalian, teman-teman… Lanjut Baca »

Jual Aku Kau Kutraktir

Beberapa waktu lalu saya mendapati berita di media yang mengabarkan akan ditutupnya kawasan dolly, kompleks pelacuran terbesar yang berlokasi di sini, surabaya :D

Selama di sini, saya baru dua kali main ke kawasan itu. Saking penasaran karena sejak kecil sudah begitu familiar dengan namanya. Ternyata dolly hanya sebuah gang, dengan rumah bordir bertumpukan. Di situlah transaksi seksual banyak dilakukan. Lanjut Baca »

maaph telat posting..

Welcome, inilah surabaya. Kota besar yang saya tinggali sekarang. Kota metropolis yang macetnya juga luar biasa, meski tak seluar binasa Jakarta. Tidak terasa hampir setahun saya berada di kota ini, kota ramai yang tak pernah mati. Selalu ada kehidupan dalam setiap sudutnya.

Saat ini saya berada di sebuah warung kopi lesehan, dengan fasilitas free wifi, sedikit remang dan cukup ramai. Bukan karena keremangannya yang membuat saya enggan pulang, tapi saya sedang terpana menyaksikan tumpukan lesbian yang nyata-nyata bercinta di hadapan saya. Wuih, sangat menggoda :p

Lanjut Baca »

Melarung Hati

Kita pernah begitu dekat, tanpa sekat. Di bawah gemintang dan purnama, kita bicara dengan lagu. Irama gitar dan lantunan suaramu, memperindah malam itu. Aku bersandar pada salah satu bahumu, menghirup dan melepas dengan pelan, larut dalam damaimu.

Angin berhembus, api unggun pun membekas abu. Kita berbaring, menatap bintang dalam diam. Suara jangkrik menggantikan lagumu. Kita bersitatap, mulut tetap menutup rapat. Dingin menjalar bersama malam yang kian merayap.

Kau mulai membuka mulut, bercerita banyak hal, yang masih menyisakan tawa hingga kini. Kita pun berbincang, tak peduli suara dengkur teman-teman yang bersahutan. Malam itu, tak kita lewatkan dengan memejamkan mata semenitpun.. Lanjut Baca »

Tak Apa Terlambat…

Meski terlambat, selamat tahun baru untuk semuanya. Selamat menyempurnakan resolusi, mewujudkan rencana yang dicitakan. Semoga semuanya tercapai sesuai harapan. Amiin..

Seperti pula tahun sebelumnya, saya kembali menutup dan membuka tahun tanpa resolusi berarti. Hanya doa khusus untuk tahun ini, semoga segera datang pangeran berkuda yang akan bersedia mengantarkan saya travelling dengan kudanya *ngarep.com

Saat ini saya sedang terkatung-katung menunggu perpanjangan kontrak kerja dengan Depsos. Wih, akhirnya saya menuliskan ini juga, bahwa saya bekerja sebagai Pekerja Sosial Pendamping Program Kesejahteraan Sosial Anak oleh Departemen Sosial RI. Sudah lebih dari enam bulan ini saya terikat sebagai pegawai non tetap Kementerian Sosial. Jadi tenaga outsourch gitu deh. Haha. Tak apa jadi pegawai non tetap, saya sendiri toh sudah mulai sangat menikmati profesi ini, dengan alasan sangat klise, karena di sinilah ternyata rezeki saya :-D

Lanjut Baca »

Sembarang Aja Deh…

Asli kangen banget ngeblog. Gile..
Adaptasi di tempat baru dengan pekerjaan baru yang whuss, ampun. Cukup bikin stress Mak..
Banyak moment yang luput aku posting. Mulai dari akhirnya dengan berat hati aku mundur dari MCW. Sungguh keputusan yang berat karena tempat inilah yang memberi keleluasaan untuk segala kekurangajaran, MCW pula yang menjadi saksi seluruh kemaksiatan yang aku perbuat. Haha..
Ya sudah, episode MCW memang harus berakhir. Meski tanpa airmata berderai, meski dengan langkah yang samasekali tak gontai. Hati ini menumpuk sejuta pilu untuk semua yang kini menjelma putih, biru, merah dan abu-abu bernama kenangan. Miss u all my enemy.. Lanjut Baca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.