Melarung Hati

Kita pernah begitu dekat, tanpa sekat. Di bawah gemintang dan purnama, kita bicara dengan lagu. Irama gitar dan lantunan suaramu, memperindah malam itu. Aku bersandar pada salah satu bahumu, menghirup dan melepas dengan pelan, larut dalam damaimu.

Angin berhembus, api unggun pun membekas abu. Kita berbaring, menatap bintang dalam diam. Suara jangkrik menggantikan lagumu. Kita bersitatap, mulut tetap menutup rapat. Dingin menjalar bersama malam yang kian merayap.

Kau mulai membuka mulut, bercerita banyak hal, yang masih menyisakan tawa hingga kini. Kita pun berbincang, tak peduli suara dengkur teman-teman yang bersahutan. Malam itu, tak kita lewatkan dengan memejamkan mata semenitpun.. Baca lebih lanjut

Iklan

Tak Apa Terlambat…

Meski terlambat, selamat tahun baru untuk semuanya. Selamat menyempurnakan resolusi, mewujudkan rencana yang dicitakan. Semoga semuanya tercapai sesuai harapan. Amiin..

Seperti pula tahun sebelumnya, saya kembali menutup dan membuka tahun tanpa resolusi berarti. Hanya doa khusus untuk tahun ini, semoga segera datang pangeran berkuda yang akan bersedia mengantarkan saya travelling dengan kudanya *ngarep.com

Saat ini saya sedang terkatung-katung menunggu perpanjangan kontrak kerja dengan Depsos. Wih, akhirnya saya menuliskan ini juga, bahwa saya bekerja sebagai Pekerja Sosial Pendamping Program Kesejahteraan Sosial Anak oleh Departemen Sosial RI. Sudah lebih dari enam bulan ini saya terikat sebagai pegawai non tetap Kementerian Sosial. Jadi tenaga outsourch gitu deh. Haha. Tak apa jadi pegawai non tetap, saya sendiri toh sudah mulai sangat menikmati profesi ini, dengan alasan sangat klise, karena di sinilah ternyata rezeki saya 😀

Baca lebih lanjut