Perkenalkan, Ini Suamiku…

Terngiang-ngiang komentar si mukabantal nih, ga ada yang salah dengan komennya, tapi yang bikin kepikiran, gimana ya bikin tulisan yang menarik dikomentari? *sok serius..

Pada dasarnya aku memang ngeblog sesuka-sukaku seh, kalo ada yang berminat baca silakan, kalo nggak juga pasti aku paksa, hehe. Untuk beberapa teman yang kebetulan juga punya blog, kadang aku minta bener untuk sempetin baca blogku, dan mohon berkomentar. Yah, meski tidak semua postinganku menyisakan komentar dari pembacanya tapi minimal aku lega, sudah menumpahkan rasa, membagi pengalaman –meski minim- pada blog yang sudah aku bikin.

Sejatinya, blog bagiku adalah teman berbagi, meski pada akhirnya aku benar-benar mendapat teman dalam bentuk fisik dari blogku, tapi niat awal memang untuk itu, karena aku termasuk orang yang susah mengemukakan pendapat, uneg-uneg atau kecamuk hatiku dengan ucapan, aku merasa lebih ekspresif jika menuliskannya. Tidak heran jika satu dua orang akan kaget membaca tulisanku, baik artikel maupun yang jelas-jelas curhat, menurut orang-orang ini tulisanku lebih garang dan lebih bernyawa ketimbang ekspresiku ketika berbicara. Walau sekarang aku tak sependiam dulu, tapi sejujurnya aku tetap lebih nyaman menulis daripada ngomong, aku lebih cerewet kalo chatting, tapi malu-maluin kalo bertatap muka langsung 😀

Baca lebih lanjut

Iklan