Cerita Miring yang Kembali Mampir

Entah kenapa masih terus bermunculan cerita miring yang harus mengusik ketenangan pikirku. Ini kembali tentang pemahaman perempuan terhadap keperawanan yang dimilikinya.

Cerita miring itu mampir begitu saja, tanpa aku kehendaki. Salah satu adik kos temanku sore itu meraung bersimbah airmata, alasannya dia diputuskan oleh tunangannya karena kesalahan yang menurutnya sangatlah sepele, dia bersms dengan sang mantan, tak ayal, sang tunangan murka besar dan memutuskan hubungan begitu saja. Baca lebih lanjut

Iklan

eM-eL KoK BiKin TrauMa JuGa?

Tidak bermaksud untuk berbagi kisah jorok, seronok atau apapun yang bikin orang ngeres, tapi ini sungguh pengetahuan penting bagi setiap orang yang ingin mengetahuinya.

Kali ini aku pengen berbagi kisah temenku lagi, yang beberapa malam ini mulai mengusik alam pikirku. Temen yang sudah pernah aku ceritakan sebelumnya di postingan beberapa waktu yang lalu ini kembali menarik untuk diceritakan.

Temenku yang MBA ini ternyata mengidap sakit parah -dalam pandanganku- karena rasa bersalahnya ML dengan sang pacar.  Meski dia masih bersyukur karena kisah cintanya yang tragis akhirnya berbuah bahagia juga, tetapi dua malam yang lalu dia menangis –meski nggak sesenggukan- membagi penyesalannya melakukan hubungan badan dengan laki-lakinya ketika itu.

Baca lebih lanjut

Jalan Damai Bayi Temanku

Salah satu hal yang sering membuatku miris, ngeri, iri dan prihatin pada diri sendiri adalah nasib jombloku sampai saat ini. gila! Kuliah sudah hampir kelar, aku belum merasakan belaian lekong sama sekali. I don’t know why, aku emang terlalu serem bagi kaum lelaki paling. 🙂

Tapi tidak jarang aku merasa bangga, merasa terselamatkan jika aku mengerti kasus semisal hari ini. Yupz, hamil tanpa dikehendaki. Well, aku emang lama banget pengen posting about this, temanku hamil tanpa aku sadari dan tanpa dia kehendaki. Lumayan lama komunikasiku terputus sama teman yang sebenarnya sangat penolong ini. Ya, hampir 5 bulanan aku tidak bertegur sapa dengan dia sejak kejadian malam itu, ketika semaleman penuh aku menemaninya menguras airmata menyesali cowok pilihannya.

Sudah bukan rahasia kalo pacar temenku suka main kasar, sering banget temenku ini badannya biru-biru, matanya bengkak sepulang dari kencan. Meski kadang aneh juga ngeliat itu bersamaan dengan lehernya yang penuh gigitan, bikin aku terjerembab dalam berbagai prasangka ketidak normalan orientasi seks pacar temanku. Mungkin dia tipe lelaki yang suka menyiksa dulu pasangannya sebelum memulai bercinta? Ataukah justru temanku yang mengidap kelainan itu?

Baca lebih lanjut