Professor, Anda Benar-Benar Norak..

Sudah bukan lagi hal asing ketika aku selalu kebagian tugas notulensi dalam setiap acara kantor, baik ketika acara dilangsungkan di kantor maupun di luar kantor, baik ketika MCW yang menyelenggarakan acara itu sendiri, maupun ketika MCW hanya menjadi peserta undangan dalam acara yang diadakan pihak lain.

Kemarin, MCW diminta untuk membantu notulensi acara besar di salah satu kampus di sini, lagi-lagi aku yang dieksploitasi untuk menotulensi. Seminar Nasional yang idealnya dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Jatim ini berlangsung hanya dihadiri oleh Soekarwo dan Dirjen Pembinaan Keuangan Daerah, minus Pak Mendagri.

Sedari awal acara, aku sudah tak begitu nyaman, pasalnya Panitia berlaku sangat ketat dan sok, mungkin karena event nasional, mendaulat Gubernur jadi narsumb, mereka jadi parno akan terjadi sesuatu yang membahayakan dan mengancam jalannya acara.

Seperti pada setiap notulensi, aku pilih duduk di belakang, menampik dengan halus untuk menduduki kursi di depan peserta, berdekatan dengan narsumb. Yaya, tidak PD akutku membuatku lebih nyaman di belakang, toh depan belakang juga sebenarnya nggak ngaruh, yang penting aku mudeng, dan bisa mengartikulasikannya dalam kata-kataku.

Baca lebih lanjut

Iklan